Bagaimana Menghindari Burnout

Burnout dapat terjadi jika Anda menunjukkan beberapa gejala di atas. Berikut adalah sembilan cara untuk menghindari burnout dan mendapatkan pandangan kerja yang baik:
1. Belajar menolak Orang-orang yang senang membantu seperti Anda mungkin melakukan hal-hal untuk orang lain. Namun, kecenderungan ini dapat menyebabkan kelelahan di tempat kerja.
Katakan tidak untuk kesehatan Anda. Jadilah diplomatis. Anda dapat meminta rekan kerja atau manajer Anda untuk mengambil tugas tersebut. Jika manajer Anda meminta lebih banyak pekerjaan, diskusikan secara jujur.
2. Tidur cukup Dapatkan tidur alami yang baik untuk menghindari burnout. Tidur tanpa obat tidur over-the-counter atau resep dokter. Obat-obatan ini mungkin membantu Anda tertidur, tetapi mereka mengganggu siklus tidur dan menurunkan kualitasnya.
3. Berbicara dengan teman Isolasi umumnya mengikuti stres dan kelebihan kerja. Karena batasan waktu, Anda menghindari orang. Anda juga tidak ingin stres sosial. Namun, teman-teman mungkin menjadi apa yang Anda butuhkan.
Jauhkan diri dari pekerjaan dan berada dengan orang-orang yang peduli dan akan mendengarkan keluhan dan kekhawatiran Anda. Anda bahkan bisa bersantai dan bersenang-senang.
4. Tinggalkan pekerjaan di tempat kerja Orang-orang yang rentan terhadap burnout biasanya membawa pekerjaan pulang. Mereka juga membawa ketegangan dan tekanan kantor. Jika dilakukan secara konsisten, ini bisa merugikan kesehatan mental Anda dan menekan kehidupan keluarga Anda. Rumah Anda harus menjadi tempat perlindungan dan kenyamanan. Lindungi ruang tersebut dan tinggalkan stres pekerjaan di tempat kerja.
5. Istirahat Paksa diri Anda untuk meninggalkan tempat kerja dan istirahat. Berdiri dan bergerak setiap jam atau dua jam. Isi kembali kopi Anda, jalan-jalan, atau bermain dengan hewan peliharaan. Istirahat dari layar dan pekerjaan untuk memikirkan sesuatu yang lain. Jadwalkan waktu perawatan diri harian untuk meditasi atau jurnal.
6. Makan siang jauh dari pekerjaan. Ketika pekerjaan menekan, sangat menggoda untuk makan di meja kerja atau melewatkan makan siang. Jadwalkan makan siang di kalender Anda untuk mengingat kapan harus makan. Ambil istirahat makan siang selama 30 atau 60 menit penuh. Bawa bekal ke tempat kerja dan makan di kafetaria atau tempat lain jika Anda tidak dapat membeli makan siang setiap hari. Berjalan-jalan di cuaca yang baik dan temukan tempat tenang untuk makan siang.
7. Olahraga cukup Olahraga teratur mengurangi stres dan menjauhkan Anda dari tempat kerja. Berlari sebelum bekerja atau coba kelas gym untuk menentukan strategi terbaik Anda. Olahraga harus meningkatkan mood dan kualitas hidup Anda.
8. Berikan hadiah kepada diri sendiri Jadwalkan kegiatan yang akan membuat Anda tersenyum dan mengalihkan perhatian dari pekerjaan. Jadwalkan istirahat es krim setiap hari atau minum-minum setelah jam kerja mingguan. Setelah pencapaian proyek besar, rayakan. Makan di luar atau habiskan akhir pekan bersama keluarga.
9. Konsultasikan dengan manajemen Anda Bicaralah dengan manajemen Anda segera jika Anda curiga mengalami burnout. Coba sumbangkan sebagian usaha Anda. Bos Anda menginginkan Anda sehat dan produktif, oleh karena itu mereka harus bekerja dengan Anda untuk tim.